MEKANISME SELEKSI PPDB DARING (ONLINE)

TAHUN PELAJARAN 2019/2020

No.

Domisili

Bobot Nilai

1.

Zona satu Domisili dengan Sekolah

+20

2.

Zonasi Sekolah                      

+15

3.

Zonasi Dalam Kota                

+10

4.

Luar Zonasi / Luar Kota        

5.

Bobot tambahan sekolah pilihan pertama

+5

Skor seleksi adalah bobot domisili/zonasi ditambah dengan umur calon peserta didik terhitung 1 Juli 2019 dengan contoh deskripsi sebagai berikut:
1. Jika calon peserta didik satu domisili dengan sekolah dan usianya terhitung pada tanggal 1 Juli 2019 adalah 14 tahun 4 bulan 12 hari, bobot usianya adalah 14,0412 + 20 maka perolehan skornya adalah 34,0412
2. Jika calon peserta didik berdomisili dalam zonasi sekolah dimana usianya terhitung 1 Juli 2019 adalah 15 tahun 1 bulan 2 hari, bobot usianya adalah 15,0102 + 15, maka perolehan skornya adalah 30,0102
3. Jika calon peserta didik berdomisili diluar zonasi / luar kota dan usianya terhitung 1 Juli 2019 adalah 18 tahun 10 bulan 15 hari, bobot usianya adalah 18,1015 + 0, maka perolehan skornya adalah 18,1015
4. Khusus sekolah pilihan pertama, siswa yang bersangkutan mendapatkan tambahan bobot nilai +5
5. Jika terdapat kesamaan skor, maka siswa yang mendaftar lebih dulu diprioritaskan
1. JALUR ZONASI
  Jalur dimana sekolah wajib memperioritaskan calon peserta didik yang berdomisili pada gampong/desa zona terdekat dari sekolah. 
2. JALUR NON ZONASI
  A. Anak Prestasi dengan kategori Hafizh Alqur’an dan kejuaraan akademik tinggat kota atau di atasnya. Jalur pendaftaran ini di seleksi oleh masing sekolah.
  B. Anak Perpindahan Tugas Orang Tua digunakan untuk anak yang orangtuanya tugas kerja ke wilayah kota Banda Aceh dibuktikan dengan surat tugas dari atasan tempat bekerja.
  C. Anak PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) jalur untuk anak dari pendidik (guru) dan tenaga kependidikan (pegawai sekolah) yang bekerja pada sekolah yang bersangkutan. Jalur pendaftaran ini di seleksi oleh masing-masing sekolah.
  D. Anak Bina Lingkungan diberikan untuk calon peserta didik yang pekerjaan orangtuanya berdekatan dengan zona sekolah sejauh daya tampungnya masih tersedia, dan diseleksi oleh masing-masing sekolah.
  E. Anak Inklusi digunakan untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) pada sekolah-sekolah tertentu saja.